Senin, 28 Desember 2015

OPEN SERVICE GATEWAY INITIATIVE ( OSGI )

OSGI merupakan suatu rencana standar yang biasanya digunakan untuk menghubungkan perangkat seperti perangkat rumah tangga dan sistem keamanan ke dalam internet. OSGI memungkinkan komunikasi dan kontrol antara penyedia layanan dan perangkat di dalam rumah atau usaha kecil jaringan. Open Services Gateway initiative (OSGI) kini telah berganti nama menjadi OSGI Alliance yang merupakan sebuah organisasi standar terbuka yang didirikan pada Maret 1999. 

OSGi ini adalah sebuah teknologi dimana kita dapat menggabungkan berbagai fungsi dalam satu tujuan atau aplikasi, suatu cara untuk menggabungkan berbagai bagian-bagian yang mana bagian-bagian ini dibungkus menjadi sebuah aplikasi yang dapat kita gunakan dengan berbagai macam kegunaan. Sebenarnya teknologi ini berawal dari pikiran bagaimana cara mengubah program tanpa membongkar koding. Dari situ teknologi ini mulai dikembangkan dalam bahasa pemrograman mulai dari instalasi, jalannya program, update dan sampai uninstall tanpa perlu memperbarui coding. Manfaat dalam penerapan OSGi ini adalah programmer dapat mengupdate atau mengupgrade kodingnya dengan mudah.

Contoh Implementasi OSGI

- Dalam kehidupan sehari-hari
Dikembangkan untuk mengendalikan alat-alat elektronik dalam rumah tangga dengan internet. Caranya dengan menghubungkan berbagai framework OSGI ini untuk mengendalikan alat-alat rumah tangga yang bersifat elektronik. Hal ini dilakukan dengan berbagai protocol network yaitu bluetooth, uPnP, HAVI dan X10. Dengan bantuan jini dan standart OSGI dari sun micro sistem yaitu Java Embedded Server. Teknologi ini adalah salah satu standart untuk pembuatan home network yang berbasis java.

- Teknologi dan industri
Pengembangan ini untuk otomatisasi industri, seperti otomatisnya sistem dalam gudang yang dapat meminta PPIC untuk mengadakan bahan baku dan lainnya.

- Ilmu Komputer
Salah satu contoh nya adalah Knopflerfish. Knopflerfish merupakan framework untuk melakukan OSGI di dalam program java. dan juga eclipse IDE merupakan OSGI framework yang dikembangkan oleh eclipse dan berbasis GUI.

Keuntungan Dan Kerugian OSGI Berikut adalah keuntungan dari OSGI:

Keuntungan OSGI:
1. Memudahkan pengendalian dan pengawasan penggunaan perangkat elektronik.
2. Membantu mengelola penghematan sumber daya seperti listrik, air, gas dan lainnya.
3. Mudah dikembangkan.
4. Pembaharuan secara dinamis.
5. Dapat beradaptasi dengan baik pada berbagai perangkat berbeda.
6. Transparan dalam memberikan akses mengamati keadaan internal OSGi.
7. Memberikan ruang library JAR yang berbeda versi dapat berkolaborasi dalam class yang sama.
8. Memiliki interface yang sederhana.
9. Aman.
10. Dapat dijalankan di sistem operasi mana pun.
11. Didukung oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki peran kunci.

Kerugian OSGI:
1. Pengguna dihadapkan pada tanggunjawab untuk terus menarik laporan informasi.
2. Pengguna harus selalu mengetahui posisi perangkat yang dikelola.
3. Penerapan yang membutuhkan biaya besar.
4. Membuat ketergantungan dalam kemudahan teknologi.
5. Memberikan peluang penyalahgunaan sistem oleh pihak yang tidak berwenang jika interface OSGi lupa ditutup pengguna.

Saran

Berdasarkan penjelasan di atas dengan adanya OSGI perusahaan-perusahaan yang menggunakan OSGI pastinya akan sangat merasakan manfaat atau keuntungan yang lebih besar jika menggunakan OSGI, namun sebaiknya guna mencegah atau menanggulangi hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya suatu perusahaan yang menggunakan atau berencana menggunkan OSGI membuat suatu peraturan tentang tata cara atau aturan dari penggunaan OSGI agar tidak terjadi hal-hal yang bersifat buruk dari pemanfaatan OSGI.

Sumber:

Selasa, 08 Desember 2015

TUGAS ANALISIS KINERJA SISTEM : REVIEW JURNAL

Judul : Pengaruh penerapan peran Total Quality Management terhadap kualitas sumber daya manusia.
Penulis : Edwin Zusrony
Jurnal : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Volume dan halaman : Volume 17, Nomor 1, Juni 2013, hlm. 51-57
Reviewer : Achmad Zainuddin (10112093)
Tanggal : 08-12-2015
Kelas : 4KA39
Dosen : Maulana Malik Ibrahim
Mata Kuliah : Analisis Kinerja Sistem
Link Jurnal : https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/4480/6.pdf?sequence=1

1. Metode Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran TQM dalam mempengaruhi kualitas SDM karyawan PT. BFI Finance Tbk. Cabang Solo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan, sedangkan sampel penelitian total berjumlah 40 orang dan menggunakan teknik sampel jenuh. Pada penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi linieer berganda diketahui bahwa variabel peran karyawan dan aspek organisasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel kualitas SDM. Sedangkan variabel yang dominan dalam penelitian adalah variabel peran karyawan, hal ini bisa dilihat dari besarnya koefisien beta yang lebih besar dibandingkan dengan variabel independen lainnya.

2. Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui peran TQM dalam mempengaruhi kualitas SDM karyawan PT. BFI Finance Tbk. Cabang Solo.

3. Hasil Penelitian dan Pembahasan

variabel peran karyawan dan aspek organisasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel kualitas SDM. Sedangkan variabel peran pimpinan dan variabel hubungan pimpinan dan karyawan tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel kualitas SDM. Sedangkan variabel yang dominan dalam penelitian adalah variabel peran karya- wan, hal ini bisa dilihat dari besarnya koefisien beta yang lebih besar dibandingkan dengan variabel independen lainnya.

Sabtu, 14 November 2015

Layanan Yang Di Berikan Pada Sistem Telematika

   Layanan Telematika merupakan layanan dial up ke internet maupun ke semua jenis jaringan yang didasarkan pada system telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika. Dari berbagai sumber yang saya baca jenis-jenis layanan telematika itu dibagi menjadi:

1. Layanan Informasi
2. Layanan Keamanan
3. Layanan Context Aware dan Event-Based
4. Layanan Perbaikan Sumber


1. Layanan Informasi

   Layanan Informasi adalah penyampaian berbagai informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat menolah dan memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya.
Tujuan Secara umum agar terkuasainya informasi tertentu sedangkan secara khusus terkait dengan fungsi pemahaman (paham terhadap informasi yang diberikan) dan memanfaatkan informasi dalam penyelesaian masalahnya. Layanan informasi menjadikan individu mandiri yaitu memahami dan menerima diri dan lingkungan secara positif, objektif dan dinamis, mampu mengambil keputusan, mampu mengarahkan diri sesuai dengan kebutuhannya tersebut dan akhirnya dapat mengaktualisasikan dirinya.

Contoh layanan informasi:
  • Informasi cuaca
  • Hiburan dan m-commerce
  • Informasi layanan jalan raya

2. Layanan Keamanan

   Keamanan adalah suatu yang sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jariangan tidak mudah hilang. Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus. Keamanan jaringan di sini adalah memberikan peningkatan tertentu untuk jaringan. Peningkatan keamanan jaringan ini dapat dilakukan terhadap :

Rahasia (privacy)
Dengan banyak pemakai yang tidak dikenal pada jaringan menebabkan penyembunyian data yang sensitive menjadi sulit.

Keterpaduan data (data integrity)
Karena banyak node dan pemakai berpotensi untuk mengakses system komputasi, resiko korupsi data adalah lebih tinggi.

Keaslian (authenticity)
Hal ini sulit untuk memastikan identitas pemakai pada system remote, akibatnya satu host mungkin tidak mempercayai keaslian seorang pemakai yang dijalankan oleh host lain.

Convert Channel
Jaringan menawarkan banyak kemungkinan untuk konstruksi convert channel untuk aliran data, karena begitu banyak data yang sedang ditransmit guna menyembunyikan pesan.

Contoh layanan keamanan:
  • Panggilan darurat (rumah sakit, kepolisian)
  • GPS, informasi keberadaan kendaraan.

3. Layanan context awere dan event base

    Di zaman seperti sekarang ini sangat dibutuhkan suatu teknologi yang dapat memberikan kemudahan bagi user untuk mengakses informasi setiap saat kapan pun dan dimana pun mereka berada. Suatu teknologi yang disebut context-aware computing dapat memenuhi kebutuhan tersebut dan akan menjadi trend yang penting untuk dikembangkan di masa depan. Dengan adanya context aware maka user tidak perlu harus selalu memberi input yang banyak secara eksplisit untuk membuat komputer menjalankan tugasnya.

   Context awareness adalah kemampuan sebuah sistem untuk memahami si user, network, lingkungan, dan dengan demikian melakukan adaptasi yang dinamis sesuai kebutuhan. Karakteristik dari user, network, lingkungan itu disebut konteks. Namun informasi konteks sendiri menjadi kompleks dan heterogen sesuai jenis layanan yang akan didukung. Maka context awareness menjadi masalah yang besar dan menarik dalam pengembangan aplikasi, khususnya mobile, beberapa tahun ke depan.

    Beberapa bagian yang lebih sederhana dari context awareness telah mulai dibangun. Misalnya LBS: location-based service. Misalnya, sewaktu user mencari keyword tertentu (pom bensin, kafe, ATM, dll), maka ia akan memperoleh hasil yang berbeda tergantung pada posisi user. Ini dapat mulai digabungkan dengan beberapa info dari user. Misalnya pom bensin atau kafe di dekat posisi user yang menerima pembayaran dengan ATM yang dimiliki user.

Contoh layanan context awere dan event base:
  • Layanan diagnosis kendaraan

4. Layanan perbaikan sumber
  
   Layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.

   Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal.

Kebutuhan akan SDM dapat dilihat dari bidang ekonomi dan bidang politik, yaitu :

  • Dilihat dari bidang ekonomi
  • Pengembangan telematika ditujukan untuk peningkatan kapasitas ekonomi, berupa peningkatan kapasitas industry produk barang dan jasa.
  • Dilihat dari bidang politik
  • Bagaimana telematika memberikan kontribusi pada pelayanan public sehingga menghasilkan dukungan politik.

Dari kedua bidang tersebut diatas kebutuhan terhadap telematika akan dilihat dari dua aspek, yaitu :

  1. Pengembangan peningkatan kapasitas industry.
  2. Pengembangan layanan publik.

Sasaran utama dalam upaya pengembangan SDM telematika yaitu sebagai berikut :
  • Peningkatan kinerja layanan public yang memberikan akses yang luas terhadap peningkatan kecerdasan masyarakat, pengembangan demokrasi dan transparasi sebagai katalisator pembangaunan.
  • Literasi masyarakat di bidang teknologi telematika yang terutama ditujukan kepada old generator dan today generation sebagai peningkatan, dikemukakan oleh Tapscott.

Contoh layanan perbaikan sumber:
  • Layanan yellow pages (buku petunjuk).

 Kelebihan Telematika

1. Pada Layanan Telematika di Bidang Informasi,Masyarakat khususnya kalangan menengah kebawah dapat merasakan pemerataan teknologi dan bagi pelajarnya dapat memberikan wawasan yang lebih untuk menunjang studi mereka.

2. Pada Layanan Telematika di bidang Keamanan,Masyarakat pada umumnya dapat merasa lebih aman karena jika terjadi sesuatu yang diinginkan, mereka dapat langsung menghubungi pihak berwajib dengan teknologi yang ada.

3. Pada Layanan Context Aware dan Event-Based,Dengan ini si pengguna dapat hak privasi yang lebih tanpa harus melakukan banyak / otomatis sistem yang telah mengatur agar si pengguna tidak diganggu dalam waktu yang diinginkan si pengguna.

4. Pada Layanan Perbaikan Sumber, Tiap orang dapat bantuan yang lebih dalam yellow pages untuk mencari alamat / nomor telepon suatu instansi.

Kerugian Telematika

1. Pada Layanan Telematika di Bidang Informasi, Jika perhatian kepada mereka yang kurangnya informasi dari kebebasan akses yang mereka lakukan, akan berdampak buruk yang disebabkan pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Pada Layanan Telematika di bidang Keamanan,Keamanan ini juga berdampak buruk jika ada oknum / Hacker yang berniat jahat untuk membobol suatu sistem keamanan.

3. Pada Layanan Context Aware dan Event-Based, Si pengguna tidak tahu / akan terlambat mengetahui jika ada panggilan penting saat ia tidak ingin diganggu, seperti ia tidak tahu kalau anaknya masuk rumah sakit ketika ia sedang rapat.

4. Pada Layanan Perbaikan Sumber, Tidak mudah mencari / tidak cepat karena yellow pages masih dalam bentuk buku. Jadi orang yang ingin mencari informasi di dalamnya harus mencari secara manual dengan membaca indeksnya terlebih dahulu.

Saran

   Perlu adanya penyuluhan tentang pemahaman telematika ke seluruh lapisan masyarakat, terutama pada bagian masyarakat pedalaman yang belum kenal akan internet. Pemahaman ini sangat diperlukan agar masyarakat yang tinggal di daerah pelosok atau pedalaman nantinya tidak gagap teknologi. Dibutuhkan pendanaan sebagai pengadaan rencana mencerdaskan dengan memberikan pemahan pentingnya telematika pada tiap lapisan masyarakat. Pada  sistem telematika ini harusnya pemerintah melakukan pemerataan agar sistem ini dapat berjalan seimbang sejalan dengan perkembangan teknologi masa kini dan agar masyarakat di pelosok dapat merasakan manfaat dari sistem telematika tersebut.

Sumber:





Senin, 19 Oktober 2015

TELEMATIKA

Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:

o Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.

o Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).

o Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

Bidang yang terkait dengan telematika antara lain adalah :
• E-Government
• E-Commerce
• E-Learning


Contoh-contoh aplikasi telematika

Dalam hal komersil atau pun perdagangan, telematika menghadirkan konsep e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim.

Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut regulasi, pengiriman perangkat lunak (soft ware), erbankan, perpajakan, dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain, yakni e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan transaksi melalui mobile phone, ATM, bahkan membeli pulsa.

Contoh lain Ragam bentuk dari telematika yang sering kita pakai di dunia perkuliahan adalah e-learning. Universitas Gunadarma yang merupakan Universitas IT terkemuka di Jakarta pun juga tidak ketinggalan dengan menghadirkan media e-Learning. Setiap mahasiswa diberi kemudahan dalam mengikuti perkuliahan jarak jauh mata kuliah tertentu tanpa harus on-site di kampus.


Keuntungan telematika 

Bagi masyarakat antara lain; dunia pendidikan, asosiasi, para pengamat, industri itu sendiri.

1. Manfaat internet dalam e Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi daam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.

2. Manfaat internet dalam e Goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.

3. Dalam bidang kesehatan dan juga pendidikan secara nyata juga telah memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas.

4. Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronis / electronic commerce (e-commerce).

5. Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti kebenarannya di Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa, Skandinavia, dan lainnya.

6. Sebagai core bisnis industry, perdagangan, efisensi dan peningkatan daya saing perusahaan

KerugianTelematika:

1. Tindakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya, tindakan yang disebut carding adalah cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntunganpribadi.

2. Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.

3. Kejahatan Telematika sebagai Kejahatan Transnasional, Contoh kejahatan transnasional ini adalah human trafficking, penyelundupan orang, narkotika, atau teroris internasional.

4. Kejahatan telematika merugikan individu,missal Lima orang hacker (penyusup) yang berada di Moskow telah mencuri sekitar 5400 data kartu kredit milik orang Rusia dan orang asing yang didapat dengan menyusup pada sistem komputer beberapa internet retailer.

5. Kejahatan telematika merugikan Negara, misalnya: Serangan yang paling merugikan adalah pengrusakan yang dilakukan olehhacker asing pada situs Kementrian keuangan Romania pada tahun 1999, sehingga merugikan pemerintah Romania milyaran dollar. Serangan ini dilakukan dengan mengganti besaran kurs mata uang Romania sehingga banyak pembayar pajak online yang terkecoh dengan data yang telah diganti tersebut. Hanya sayangnya, kejahatan ini tidak berlanjut ke pengadilan karena tidak adanya hukum yang mengatur kejahatan telematika yang bersifat transnasional.

Semoga Telematika di indonesia bisa lebih berkembang lagi, bahkan semula kalangan bisa ikut serta dalam perkembangan telematika ini sesuai dengan kelebihan dan manfaat dari telematika tersebut


Kesimpulan 

Istilah telematika dikenal sebagai ( The New Hybrid Technology ) yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Istilah telematikan juga merujuk pada hakekat cyberspace, yaitu sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.

TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}.

Contoh dari hasil telematika yang paling populer adalah Internet. Dengan Internet semua masyarakat di dunia dapat berkomunikasi dengan teknologi informasi yaitu komputer / laptop dengan cangkupan yang sangat luas.

Sumber:


Selasa, 12 Mei 2015

Makalah Menulis Laporan Ilmiah, Laporan Ilmiah, Rancangan Usulan Penelitian

Menulis Laporan Ilmiah

Macam-macam laporan

a) Laporan beberbentuk formulir isian
Laporan yang berbentuk formulir isian biasanya telah disiapkan blanko daftar isian yang diarahkan kepada tujuan yanga kana dicapai. Laporan ini bersifat rutin dan seringkali berbentuk angka-angka.

b) Laporan berbentuk surat
Bila sebuah laporan tidak banyak mengandung tabel, angka atau sesuatu hal lain yang digolongkan pada tabel dan angka, maka bentuk yang paling umum dipergunakan adalah laporan berbentuk surat. Laporan berbentuk ini tidak banyak berbeda dengan sebuah surat biasa, kecuali bahwa ada sesuatu subyek yang ingin disampaikan agar dapat diketahui oleh penerima laporan. Jika penulis laporan mempergunakan bentuk surat dalam laporannya, maka nada dan pendekatan yang bersifat pribadi memegang peranan yang penting, seperti halnya dengan surat-surat lainnya.

c) Laporan bebentuk memorandum
Laporan yang berbentuk memorandum( saran, nota, catatan pendek) mirip dengan laporan berbentuk surat, namun biasanya lebih singkat. Biasanya digunakan untuk suatu laporan yang singkat dalam bagian-bagian suatu organisasi, atau antara atasan dan bawahan dalam suatu hubungan kerja dan seringkali bermanfaat utuka suatau laporan yang bersifat formal.

d) Laporan perkembangan dan laporan keadaan
Laporan perkembangan pada prinsipnya berbeda dari laporan keadaan. Menurut arti laporan perkembangan adalah suatu macam laporan yang bertujuan untuk menyampaikan perkembanagn, perubahan yang bertujuan untuk menyampaikan perkembangan, perubahan, atau tahap mana yang sudah dicapai dalam usaha untuk mencapai tujuan. Sebaliknya laporan keadaan mengandung konotasi bahwa tujuan dari laporan itu adalah menggambarkan kondisi yang ada pada saat laporan itu dibuat.

e) Laporan berkala
La[poran semacam ini selau dibuat dalam jangka waktu tertentu. Dalam bentuk sederhan, laporan semacam ini dapat dibuat dalam bentuk formulir-formulir isian, atau dalam bentuk memorandum.

f) Laporan laboratoris
Tujuan laporan laboratoris adalah menyampaikan hasil dari percobaan atau kegiatan yang dilakuakan dalam laboratoria. Oleh sebab itu laporan ini seringkali memuat percobaan-percobaan yang telah dilakukan. Kerangka laporan laboratoris:

· Halaman judul
· Obyek atau tujuan
· Teori (yang menyangkut teori mana yang diterapkan)
· Metode (prosedur yang digunakan)
· Hasil-hasil yang dicapai dalam percobaan ini dengan mempergunakan metode diatas
· Diskusi atas hasil yang telah dicapai dalam percobaan
· Kesimpulan
· Apendiks
· Data asli

g) Laporan formal dan semi formal
Laporan formal adalah laporan yang mennuhi persyaratan-persyaratan tertentu sebagai yang akan disebutkan dibawah,sedangkan nadanya bersifat impersonal dan materinya disajikan dalam suatu pola struktur seperti yang terdapat dalam buku-buku.

Ciri-ciri umum yang dijadikan pegangan untuk menetapkan apakah laporan merupakan laporan formal, adalah:

· Harus ada halaman judul
· Biasanya ada sebuah surat penyerahan
· Daftar isi
· Ada ikhtisar untuk mengawali laporan atau abstrak
· Ada pendahuluan
· Bila ada kesimpulan dan saran biasanya diberi judul tersendiri
· Isi laporan yang terdiri dari judul-judul dengan tingkat yang berbeda-beda
· Nada yang dipergunakan adalah nada resmi, gayanya bersifat impersonal
· Jika perlu laporan formal dilengkapi dengan tabel dan angka-angka
· Laporan formal biasanya didokumentasikan secra khusus.

h) Laporan buku
Suatu macam laporan untuk kepentingan pendidikan atau perkuliahan di perguruan tinggi. Laporan buku bertujuan untuk mendorong mahasiswa membaca buku-buku yang diwajibkan atau yang dianjurkan, serta meningkatkan kemampuan mereka memahami isi buku-buku tersebut. Laporan buklku tidak perlu mengikuti persyaratan bagi laporan formal, disamping itu laporan ini berbeda dari laporan-laporan lain karena ia tidak diperlukan oleh penerima laporan. Karena itu cukup bila terdiri dari bagian-bagian berikut : judul, pendahuluan (mencakup surat penyerahan dan pendahulan), isi laporan, kesimpulan dan saran. Laporan buku tidak hanya berakhir dengan penyajian ringkasan buku, tetapi diakhiri dengan kesimpulan.

Ciri-Ciri Laporan Ilmiah

1. Pembacanya seorang atau sekumpulan orang tertentu. Laporan dibuat atas permintaan atau perintah. Mungkin juga laporan itu diserahkan atas prakarsa penulis untuk mendapat kritik dari ahli-ahli terkemuka. Adakalanya laporan berbentuk buku dan ditujukan kepada pembaca umum. Jika ditujukan kepada umum biasanya laporan berbentuk pamflet atau selebaran.

2. Bentuk laporan yang disajikan atas permintaan atau perintah itu biasanya berupa laporan panjang yang terdiri atas: halaman judul, surat penyerahan, daftar isi, pendahuluan, uraian pokok, dan sering juga lampiran. Laporan pendek biasanya terdiri atas judul pokok dan nomornomor, dengan perlengkapan seperti biasa dalam surat-menyurat formal.

3. Laporan itu bersifat sangat objektif, maksudnya terutama untuk menyajikan fakta. Jika ditarik kesimpulan, kesimpulan itu berupa induksi berdasar atas bukti spesifi k. Jika dibuat suatu pujian atau rekomendasi, pendapat pribadi atau prasangka harus dihindari jauh-jauh. Bila data laporan itu tak cukup atau bertentangan satu dengan lainnya, pembaca dipersilakan untuk menyadari bahwa konklusi dan rekomendasi yang disajikan bersifat tentatif.

4. Bahasa dan nadanya formal. Kata ganti orang harus dihindari. Titik berat dan tekanannya tidak berdasarkan pendapat penyaji data atau “Asal Bapak Senang” yaitu agar pembaca terpenuhi seleranya. Seperti dalam karya tulis ilmiah, dalam laporan harus tidak ada ungkapan pergaulan, bahasa kasar atau makian, atau susunan kata dan ungkapan yang ceroboh.

5. Judul, subjudul, dan sub-sub judul, disusun dan diatur dengan perencanaan yang mantik. Dalam Kamus Bahasa Indonesia, mantik diartikan dengan (1) cara berpikir yang hanya mendasarkan pikiran belaka; (2) perkataan yang benar. Laporan yang disajikan dengan baik dapat digunakan sebagai acuan.

Persyaratan bagi pembuat laporan ilmiah

1. Memiliki pengetahuan tangan pertama tentang hal yang dilaporkan. Sering kali pengetahuan tangan pertama itu perlu dilengkapi dengan pengetahuan dan pengalaman orang lain.

2. Memiliki sifat tekun dan teliti. Laporan yang baik tidak meninggalkan pertanyaan tak terjawab bagi pembacanya. Semua kesimpulan yang dapat ditarik dan pernyataan-pernyataan umum harus dibuat secara tepat. Bila ada hal-hal yang tak lengkap, ia harus menyebutkan kekurangan-kekurangan itu dan apa sebabnya. Semua fakta harus dicocokkan ulang. Satu kali saja pembaca laporan menemukan pernyataan salah, ia akan meragukan isi seluruh laporan. Pernyataan yang meragukan lebih baik dibuang saja, atau dijelaskan bahwa meragukan. Data yang meyakinkan tidak boleh dibuang.

3. Bersifat objektif. Pernyataan yang dibuat harus menurut kenyataan; kesimpulan dan rekomendasi dibenarkan oleh kenyataan, walaupun konklusi dan rekomendasi itu berlawanan dengan yang diharapkan, bahkan dapat berakibat merugikan bagi dirinya sendiri. Pembuat laporan itu seperti sebuah ‘mesin pemikir’, yaitu bekerja tanpa nafsu dan prasangka yang dapat mengelirukan pengertiannya atau pernyataannya tentang fakta.

4. Kemampuan untuk menganalisis dan menyamaratakan. Laporan itu adalah sebuah analisis. Pembuat laporan membagi-bagi subjek, memperlihatkan bagian-bagian yang berbeda, dan menunjukkan kaitannya satu dengan yang lain. Berdasarkan uraian itulah dengan cara induktif ia sampai kepada kesimpulan. Pelapor tidak boleh membuat kesamarataan berdasarkan beberapa data saja, atau membuang data yang ia anggap tidak mendukung konklusi yang diharapkannya, padahal data itu tidak meragukan.

5. Kemampuan mengatur fakta secara sistematis. Penyajian laporan itu tidak harus diatur sistematis, mantik, supaya pembacanya tidak meragukan tentang suatu perencanaan dan penalarannya.

6. Pengertian akan kebutuhan pembaca. Laporan itu disajikan untuk dibaca oleh seseorang atau beberapa orang (tim) yang spesifik. Apa yang dilaporkan, apa yang dibuang, istilah apa yang akan dipakai, apa yang dapat dianggap sebagai sudah semestinya, apa yang memerlukan lukisan dan penjelasan serta bagaimana menyusunnya, semuanya itu tergantung pembacanya.

Sumber:
https://irabieber.wordpress.com/2011/11/11/laporan/
http://panduanguru.com/ciri-ciri-laporan-ilmiah-panduan-laporan-ilmiah-untuk-guru
http://panduanguru.com/persyaratan-penulis-laporan-ilmiah-panduan-laporan-ilmiah-untuk-guru/

Laporan Ilmiah

Unsur-unsur Kerangka Laporan

Kerangka laporan terdiri dari :

1. Halaman
Judul laporan terdiri dari subjek, yang ingin di sampaikan dalam bentuk laporan, dan Judul laporan harus berbeda dari judul buku. misalnya, “Laporan tentang”, “Laporan Kemajuan tentang”, “Laporan Tahunan tentang”, “Penelitian tentang” dan lain-lain.

Contoh judul laporan :


Laporan tentang
SURVAI PENDAHULUAN
PENGELOLAAN PASCAPANEN TANAMAN PADI
di daerah
KABUPATEN JAWA BARAT

2. Nama dan Identitas Penerima Laporan
Dalam unsur ini biasa nya dalam laporan tidak selalu ada, namun jika dalam laporan tercantum, maka harus didahului dengan kata-kata “Diserahkan kepada”. Apa bila penerima laporan memiliki kedudukan resmi maka harus dicantumkan kedudukannya.

Contoh :
 Prof.Dr. Satrio Putro, Direktur
Perencanaan Lingkungan Hidup

3. Nama dan Identitas Penulis
Untuk membuat nama penulis harus dimulai dengan kata “oleh” dan diikuti dengan gelar.

Contoh :

Oleh
Purnawarman
Insinyur Konsultan
dan
Priambudi Laksono
Insinyur Perencana

4. Tempat dan Tanggal
Untuk penulisan ini harus berada dibagian bawah halaman ditulis dengan tempat dan tanggal dalam 2 baris terpisah.

Contoh :

 Mataram, N.T.B
20 Maret 1999

Contoh hasil laporan yang disatukan :

Laporan tentang
SURVAI PENDAHULUAN
PENGELOLAAN PASCAPANEN TANAMAN PADI
di daerah
KABUPATEN JAWA BARAT
Diserahkan kepada
Prof.Dr. Satrio Putro, Direktur
Perencanaan Lingkungan Hidup
di Jakarta
Oleh
Purnawarman
Insinyur Konsultan
dan
Priambudi Laksono
Insinyur Perencana
Mataram, N.T.B. 20 Maret 1999

Laporan bermanfaat :

a) Menentukan kebijakan;

b) Menentukan sikap yang tegas dan tepat;

c) Mengembangkan dan memperluas kegiatan;

d) Mengadakan perubahan atau perbaikan terhadap kegiatan yang dianggap tidak sesuai atau mengalami hambatan.

Sumber:
http://linaanggreni.blogspot.com/2014/05/pokok-bahasan-laporan-ilmiah-minggu-ke-9.html
https://mithapradnyani.wordpress.com/2012/02/01/menulis-laporan-ilmiah/


Rancangan Usulan Penelitian

GUNA RANCANGAN USULAN PENELITIAN

Suatu penelitian itu mungkin bermaksud dan bertujuan untuk memperoleh data informasi dan kemudian untuk bahan menulis. Misalnya

a. Skripsi
b. Makalah untuk seminar, simposium, dan pertemuan ilmiah lainnya
c. Karangan ilmiah
d. Tesis magister/disertasi doctor
e. Laporan proyek

Bobot dan mutu akademis karangan ilmiah hasil penelitian itu dapat dikaji dan dinilai dari 6 aspek.

1. Aktualitas masalah
Masalah yang diformulasikan haruslah masalah yang masih hangat diperbincangkan/upto date dan banyak mencari perhatian para ahli untuk dicari jawabannya serta juga harus nyata adanya

2. Relevansi manfaat praktis
Jawaban masalah yang dikemukakan bernilai prakktis, sehingga hasil penelitian bedaya guna serta menjangkau masyarakat luas. Kesimpulan- kesimpulan yang ditarik harus mantap dan saran-sarannya menarik perhatian dan beralasan kuat

3. Metodologi penelitian akurat
Bobot mutu akademis karya tulis hasil penelitian itu ditentukan juga oleh adekuasi rancangan penelitian, instrumentasi dan pengukuran, metodologi penulisannya juga ikut menentukan bobot nilai/ mtu akademis karya tulis ilmiah

4. Orisinalitas penelitian
Penelitian disebut orisinal bila bahan dan atau metode yang digunakan belum pernah dilakukan oleh peneliti lain, setidak-tidaknya menurut jangkauan informasi yang tersedia. Dengan kata lain walaupun bahan sama tetapi metodenya beda, maka penelitian itu dianggap penelitian orisinal dan juga sebaliknya jika bahan beda tapi metode sama itu juga digolongkan penelitian orisina

5. Sumbangan terhadap ilmu pengetahuan
Penelitian yang bersipat integratif dan konprehensif yaitu penelitian yang hasilnya merupakan kebulatan dan menyeluruh

6. Sistematika penyusunan karya tulis
Ketajaman logika (way of thinking) dan urutan serta kaitan logika (flow of thought) ini mengarahkan sistematika dan jelasnya pokok persoalan dalam karya tulis, apabila materi yang terkumpul dikomunikasikan secara konsisten dengan menjaga relevansi setiap aspek, sedemikian sehingga kalimat yang satu berhubungan dean berkaitan maka komunikasi yang dibuat akan lebih epektiif rancangan usulan penelitian adalah langkah yang paling awal dalam proses penyusunan penelitian.

Usulan penelitian adalah langkah berikutnya, dan makalah adalah hasil akhirnya.

Rancangan usulan penelitian ini memberi gambaran secara menyeluruh tentang pokok masalah yang hendak diteliti, teori dan konsep serta data yang dipakai untuk melakukan penelitian; cara penelitian dilakukan dan hasil yang diharapkan akan dicapai. Rancangan usulan penelitian ini dipakai untuk menilai apakah seorang itu bisa mulai melakukan penelitian secara mandiri.

Bentuk dan isi usulan penelitian

Rancangan usulan penelitian untuk disertasi sekurang-kurangnya memuat unsur-unsur pokok sebagai berikut :

1. Bagian Awal

a. Judul penelitian yang direncanakan akan dilakukan.

b. Identitas penyusun rancangan.

c. Tanggal pengajuan rancangan ke Program Pascasarjana.

2. Bagian Utama

Bagian utama meliputi :

a. Rasional dari judul yang dipilih.

b. Perumusan masalah, telaah pustaka dan penelitian terdahulu.

c. Tujuan dan kegunaan penelitian.

d. Kerangka pemikiran teoritis.

e. Rancangan hipotesis, jika dipakai.

f. Metode penelitian.

g. Hasil yang diharapkan dan masalah yang diantisipasi

h. Jadwal penelitian

3. Bagian Akhir

a. Daftar pustaka sementara

b. Daftar riwayat hidup penyusun rancangan.

Sumber:
http://ankyfadwiasdi.blogspot.com/2013/06/guna-rancangan-usulan-penelitian-serta.html
http://yuliantiervy.blogspot.com/2013/06/rancangan-usulan-penelitian.html

Rabu, 15 April 2015

Cerpen

Gado Gado Dari Paris

Cerpen Karangan: Windy Febriani
Lolos moderasi pada: 14 April 2015

Waktu menunjukkan pukul 08.20, aku keluar dari kamar dan bergegas ke ruang dasar. Namun, aku tersentak heran ketika melihat Mama sedang duduk di kursi sambil memakan sesuatu yang sudah ku kenali jenisnya.
“Ma, kok pagi-pagi sekali udah makan gado-gado sih?”
“Mmmm… ini bukan gado-gado biasa yang sering kita makan di warungnya pak karna,” jawab Mama sambil terus memakannya tanpa sedikitpun menoleh ke arah ku. “gado-gado ini bisa dimakan kapanpun dan di manapun. Kamu harus coba, sini!” ucap Mama sambil menyuapkan sesendok gado-gado itu pada ku.
“Iiihhh… nggak ah! Windi belum sarapan, nanti sakit perut!” kataku sambil berjalan cuek ke arah luar. Sementara Mama tidak menghiraukan ucapanku tadi dan melanjutkan makannya.

Aku berjalan ke luar, niatnya membeli makanan untuk sarapan pagi ini. Tapi… aku terheran dan sedikit ingin tertawa ketika melihat sebuah warung kecil yang dikerubuti ibu-ibu dengan hanya terdapat sebuah meja kayu dan sayur-sayuran itu di teras rumahnya. Yang lucunya lagi, di situ terdapat spanduk kecil bertuliskan “GADO-GADO DARI PARIS”. “haaahhh? Mana ada gado-gado dari paris? Aneh-aneh aja.” Gumamku sambil tertawa kecil.

Aku melanjutkan pejalanan menuju ke warung sebelah untuk membeli roti dan susu instan. Di dekat warung itu, aku melihat dua orang ibu-ibu sedang berjalan sambil mengobrol.
“Ayo cepat jalannya. Nanti keburu habis,” ucap salah seorang ibu di antara dua ibu-ibu tersebut.
“Ah, elu tenang aja. Itu kan warung gado-gado baru, mana mungkin pagi-pagi sekali langsung habis.”
“Yah, elu gak tau sih! Warung gado-gadonya itu rame dan enak sekali. Gak heran kan kalo pagi-pagi langsung habis.”
“Ya udah. Ayo deh jalannya. Gue juga penasaran mau nyobain gado-gado dari paris itu.”
Lalu dengan tergesa-gesa, mereka berjalan dengan cepat ke arah tempat gado-gado di jual.

Aku sedikit heran, apa sih istimewanya gado-gado itu nyampe bikin rusuh ibu-ibu sekampung. Ah, udahlah. Gak penting juga mikirin kaya gituan. Aku melanjutkan berjalan ke arah warung bawah. Namun, sepertinya ada yang kurang dengan suasana pagi ini, warung Gado-gado pak Karna tutup dan gak seperti biasanya yang selalu ramai seperti gado-gado dari Paris.
“Bu, kok warung Gado-gadonya Pak Karna tutup, sih?” tanyaku pada pemilik warung besar di sebelah rumah pak Karna.
“Kan sekarang sudah ada warung Gado-gado baru, Neng. Jadi, Pak Karna mengalah saja, biar Warungnya yang tutup.”
“Oh, begitu.”

setelah dari warung besar itu, aku berjalan untuk pulang.
“Ma, gado-gado yang mama makan tadi itu beli di warung depan?” tanya ku pada mama yang sedang duduk di kursi depan rumah
“Iya, kenapa memangnya?”
“Nggak kenapa-napa kok, heran aja pagi-pagi udah rame sama gado-gadonya itu.”
“Kamu mau beli? Mau Mama belikan?” tanya Mama sambil akan mengeluarkan uang dari saku celananya.
“Eeehhh… nggak mau, Ma!”
“Loh? Kenapa? Gado-gadonya enak loh, murah lagi.”
“Nggak tertarik sama sekali, lagian baru mau sarapan,” kataku memelankan nada suara. “oh iya Ma. Itu beneran gado-gado dari Paris?.”
Lalu Mama tersenyum kecil menatap kepadaku. “Yaa, Mama gak tau apa-apa tentang itu. Yang Mama tau, gado-gado itu rasanya enak. tuh, kamu lihat aja warungnya dari tadi rame dan ngantri banget.” Kata Mama sambil menunjuk ke warung itu.
“Yaa, wajar aja lah warungnya rame gitu, itu kan warung baru. Jadi, rame itu bukan karena gado-gadonya enak, tapi si penjual itu punya trik yang bagus buat narik perhatian pembelinya Ma.”
“Ahh, kamu ini, omongannya kaya yang di sinetron-sinetron aja, terlalu dramatis.”
“Hehe… emang kenyataanya gitu Kok!” ucapku meninggalkan mama untuk menutupi malu. Sementara Mama hanya menggeleng-gelengkan kepalnya melihat tingkahku.

—

Lapaarr… lapaarr… teriak cacing-cacing yang ada di perut. Aku segera meminum susu yang sudah selesai ku buat dan ditemani dengan sepotong roti.
Karena ini adalah hari liburku sekolah. Jadi, hari tidak ada kegiatan apa-apa juga gak ada jadwal main sama teman-teman alias di rumah saja.

Waktu menunjukkan pukul 12.20 siang. Aku hanya duduk di kursi sambil mendengarkan musik dari heandsfree melalui handphoneku. Di rumah hanya aku sendiri dan mama pergi ke rumah Bibi untuk menjenguk kakek yang sedang sakit sementara ayah, seperti biasa kalau jam segini udah berangkat kerja.

Drrr… Drrr… Drrr…. suara handhone yang sedang ku pakai untuk mendengarkan musik itu tiba-tiba bergetar, segera ku lihat ada. Ternyata SMS dari Fika, teman SD ku dulu yang rumahnya di depan rumahku alias tetangga sekaligus adalah anak dari orang yang berjualan gado-gado dari PARIS itu.

Win, maen yuk! Bete nih hari libur gak ada temen

Lalu aku segera membalas

Maen kemana?

Tak lama kemudian Fika membalas kembali smsku tadi

Di rumah lo ada siapa? Gue punya CD sinetron baru nih

Karena aku sangat menyukai film-film sinetron indonesia, dengan semangat aku membalas smsnya

Gak ada siapa-siapa, gue sendiri. Iyah lo kesini aja, kita nonton bareng
Pesan terkirim.

Tak lama kemudian Fika datang ke rumahku sambil membawa CD sinetron yang disebutkannya tadi.
Hari ini aku dan Fika nonton bareng seharian, sinetron remaja tentang kisah cinta romantis dan menyedihkan itu cukup menghibur, membuat aku dan Fika terharu.

Satu jam… dua jam…. terlewati begitu saja tak terasa sinetron yang ditonton aku dan Fika itu selesai. Namun, Fika masih belum ingin kembali ke rumahnya alias masih betah di sini. “Malas ah, di rumah rame dan berisik sama pembeli gado-gado yang pada rebutan ngantri,” itu yang dikatakan Fika ketika ia tak ingin pulang. Ini dapat menjadi kesempatan yang luang buat aku bertanya.
“Emm… Fik, itu beneran Gado-gado dari Paris?” tanyaku pada Fika yang daritadi berdiam duduk di kursi depan rumahku. Tiba-tiba Fika tertawa kecut dan sepertinya menertawakan pertanyaanku itu.
“Lo mau tau yaa?” kata Fika berbalik tanya sambil bercanda cengar-cengir sendiri
Aku hanya mengangguk berharap Fika akan memberitahukannya.
“Nama GADO-GADO DARI PARIS ini adalah ide dari gue supaya bisa menarik perhatian pembeli dan penasaran untuk mencobanya. Lo tau nama ayah gue kan?” tanyanya yang tiba-tiba gak nyambung.
“Risfan” ucapku
“Nah, mungkin sekarang lo tau kenapa gado-gado itu di namakan Dari Paris?”
Aku masih belum mengerti dengan apa yang dikatakan Fika lalu aku memberinya kode dengan menggelengkan kepala bertandakan aku masih butuh penjelasan. Tapi, tiba-tiba Fika tertawa dengan nada yang tinggi. Entah apa yang ia tertawakan sedangkan pikiranku masih penuh tanda tanya dengan tingkah Fika. Lalu, ia menghentikan tawanya dan mulai bercerita kepadaku.
“Gue tau kok apa yang ada di pikiran lo,” Fika menoleh ke arahku. “Pasti lo mikir kalo itu adalah beneran gado-gado bawaan dari paris gitu?”
“Iyaa..” aku mengangguk.
“Hahaha…. yaa, enggak lah! maksud dari nama itu. Jadi gini, gado-gado itu adalah gado-gado biasa yang sering kita makan di warungnya pak Karna dan di pasar pasar lainnya, hanya saja, yang jualannya itu Ayah gue yang bernama Risfan yang tadi lo sebutin.”
“Maksud lo apaan?” tanyaku yang dari tadi masih belum mengerti.
“itu adalah Gado-gado biasa, dan nama PARIS di ambil dari nama ayah gue yaitu Pak RISfan yang disingkat jadi nama PARIS. Sekarang lo ngerti, kan?”
Spontan aku tertawa, entah apa yang membuat aku tersentak seperti ini, dan kini aku bisa mengerti kenapa Gado-gado itu dinamakan dari Paris, yaitu gado-gado dari pak RISfan, “lumayan lucu” pikirku!

Selesai

Cerpen Karangan: Windy Febriani
Facebook: Windy D. Febriani

windy febriani
lahir: 24 februari 1999
twitter: @windhyfebri_

sumber:
http://cerpenmu.com/cerpen-kisah-nyata/gado-gado-dari-paris.html