Jumat, 08 November 2013

Proses Organisasi


Proses Pengambilan Keputusan
Keputusan dari seorang pemimpin tidak datang secara tiba-tiba, tetapi melalui suatu proses. Pengambilan keputusan yang akan diwujudkan menjadi kegiatan kelompok merupakan hak dan kewajiban pucuk pimpinan berupa wewenang dan wewenang itu dapat dilimpahkan.

Pengambilan keputusan oleh seorang pemimpin yang bersifat apriori (berburuk sangka) selalu merupakan proses, baik yang berlangsung dalam pikiran maupun dalam kegiatan oprasioal pemecahan masalah. Proses pengambilan keputusan itu berlangsung dengan tahapan sebagai berikut :
a.       Menghimpun data melalui pencatatan bahkan mungkin berupa kegiatan penelitian.
b.      Melalui analisis data.
c.       Menetapkan keputusan yang akan ditempuh.
d.      Mengoprasionalakan keputusan menjadi kegiatan.
e.       Selama berlangsungnya kegiatan sebagai pelaksana keputusan akan diperoleh data oprasional yang baru.

Sementara itu tahapan-tahapan dalam proses pengambilan keputusan dapat dikemukakan sebagai berikut :
a.       Tetapkan masalah.
b.      Idntifikasi criteria keputusan.
c.       Alokasikan bobot pada criteria.
d.      Kembangkan alternaif.
e.       Evaluasi alternative.
f.       Pilih alternative terbaik.

Teknik-teknik Pengambilan Keputusan
A.    Teknik Kreatif
·         Brainstorming 
Berusaha untuk menggali dan mendapatkan kreatifitas maksimum dari kelompok dengan memberikan kesempatan para anggota untuk melontarkan ide-idenya.
·         Synectics  
Didasarkan pada asumsi bahwa proses kreatif dapat dijabarkan dan diajarkan, dimaksudkan untuk meningktakan keluaran (output) kreatif individual dan kelompok

B.     Teknik Partisipatif
Individu individu atau kelompok dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. 
·         Teknik Modern
·         Teknik Delphi
·         Teknik Kelompok Nominal

Contoh kasus pengambilan keputusan dalam organisasi

DPR yang masih ragu dalam pengambilan keputusan menaikkan tarif listrik 10%. Ini di karenakan bentroknya pemerintah dengan masyarakat. Pemerintah yang ingin tarif di naikkan, dan masyarakatnyanya yang tidak setuju. Mungkin bagi pemerintah memaksa ingin menaikkan tarif 10% hanya hal biasa saja, tetapi bagi masyarakat apalagi yang tidak mampu ini adalah hal yg berat. Akibatnya pihak DPR pun belum mengambil keputusan apapun untuk menaikkan atau tidak

Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar